Hannews.id, Lebak – Memperingati hari jadi Milad ke-1 Ormas Jayagati berlangsung penuh hikmat dan semangat sarat pesan moral. Dalam acara yang digelar di Gedung Bangkit, Rangkasbitung, Kamis, (13/6/2025), para pengurus dan anggota Jayagati menegaskan komitmen mereka untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai kekuatan sosial yang solutif.
Acara Milad Ke 1 Ormas Jayagati dibuka oleh Kepala Kesbangpol Lebak, Sukanta, dengan sambutan yang hangat dan penuh semangat. Ia menyampaikan salam dari Bupati Lebak yang berhalangan hadir karena menghadiri rapat penting bersama KAPD.
“Salam sejahtera, salam sehat, salam kebaikan… dan tentu saja, Salam Pancasila!” serunya sambil mengangkat tangan lurus ke depan sebagai simbol semangat kebangsaan.
Dalam sambutannya, Sukanta menyinggung sejarah berdirinya Jayagati, yang tepat satu tahun lalu—pada 13 Juni 2024—dideklarasikan sebagai Jaringan Pemberdayaan Warga Sejahtera di Banten, sebuah ormas yang tumbuh dari rakyat dan untuk rakyat.
“Dalam usia yang masih muda, Jayagati dinilai telah menunjukkan kontribusi nyata, khususnya di Kabupaten Lebak. Sejumlah program sosial, pendampingan masyarakat, hingga advokasi kebijakan telah dijalankan dengan semangat gotong royong,” jrlasnya.
Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga marwah ormas. Sukanta menyentil maraknya penyimpangan yang dilakukan oleh oknum dari sejumlah organisasi kemasyarakatan.
“Kita tidak anti-ormas. Negara menjamin kebebasan berserikat. Tapi jika ormas justru menjadi alat premanisme—memalak, mengintimidasi, atau meresahkan—itu yang harus kita lawan,” tegasnya.
Premanisme, menurutnya, tidak hanya menciptakan rasa takut, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi, merusak kepercayaan publik, dan mengganggu stabilitas wilayah.
Sukanta pun mengajak Jayagati untuk menjadi contoh teladan—tegas tanpa kekerasan, berani bersuara namun tetap menjunjung etika dan hukum.
“Selamat Milad ke-1 untuk Jayagati. Jadilah ormas yang berintegritas, menjaga Pancasila, merawat kebersamaan, dan terus hadir memberi manfaat bagi rakyat,” paparnya.
Sementara itu, Ketua Ormas Jayagati, Abah Iwir, menyampaikan rasa syukur dan optimisme terhadap perjalanan organisasi yang ia pimpin.
“Milad ke-1 ini bukan sekadar seremonial, tapi momen refleksi. Kami ingin terus menjadi mitra masyarakat dan pemerintah, dalam menjaga ketertiban, menyuarakan keadilan, dan memberdayakan rakyat dari akar rumput,” ujarnya.
Deden Patih Ketua Pelaksana Milad ke 1 mengatakan, pihaknya berharap melalui milad ke 1 ini, menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung program-program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan pemerintah merupakan kunci terwujudnya Kabupaten Lebak yang maju dan sejahtera.
” Kami ingin menjadi Ormas yang bermanfaat, mandiri dan berdikari,” terang Deden.
Acara juga diisi dengan doa bersama, santunan anak yatim, serta deklarasi Anti-Premanisme. (*)
