Hannews.id,Lebak – Potret semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat kembali terlihat di Kampung Sonojaya, Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak Banten. Warga secara swadaya memperbaiki jalan poros desa yang sudah mengalami kerusakan berat selama lebih dari 15 tahun. Jalan tersebut merupakan akses utama penghubung antar kampung, sekaligus jalur alternatif menuju Kota Rangkasbitung dan kawasan wisata budaya Baduy.
Di tengah keterbatasan anggaran, warga tidak tinggal diam. Dengan alat seadanya dan semangat kebersamaan, mereka bergotong royong memperbaiki jalan demi kelancaran aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari.
” Sudah dua kali setiap pertiga tahun sekali, kami perbaiki secara swadaya. Tetapi perbaikan hanya bersifat sementara. Ketika musim hujan datang, jalan menjadi licin dan berlubang seperti kubangan. Warga sering jatuh saat membawa hasil panen,” ungkap Narbudi, tokoh masyarakat Kampung Sonojaya sekaligus Ketua LPM Desa Intenjaya, saat ditemui dijalan halaman rumahnya pada Minggu (29/6/2025).

Caption: Narbudi Tokoh Masyarakat Kampung Sonojaya, Ketika Menunjukan Jalan Poros Desa
Narbudi menambahkan, kondisi jalan yang rusak ini sangat menghambat mobilitas warga, terutama para petani yang hendak mengangkut hasil panennya ke pasar. Selain itu, akses ke sekolah dan fasilitas kesehatan juga terganggu.
“Kami merasa seperti belum merdeka. Sementara desa-desa lain jalannya sudah bagus, kami masih tertinggal. Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, baik tingkat kabupaten, provinsi, maupun pusat,” tegasnya.
Pemerintah Desa Intenjaya Terus Berupaya
Kepala Desa Intenjaya, Moh Syahril Romdhon, menegaskan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal perbaikan jalan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lebak. Namun hingga kini, realisasinya masih menunggu giliran dalam daftar prioritas pembangunan infrastruktur.
“Kami sadar bahwa anggaran Dana Desa (DD) sangat terbatas. Kalau hanya mengandalkan DD, butuh waktu panjang untuk membangun jalan sepanjang ini dengan kualitas yang baik. Karena itu, kami berharap sinergi dengan pemerintah kabupaten dan provinsi bisa segera terwujud,” jelas Kades Romdhon.

Caption: Jalan Menuju Kampung Sonojaya Desa Intenjaya Menghubungkan ke Kampung Cigembor Desa Cimarga
Kades Romdhon menambahkan, jalan poros ini memiliki panjang sekitar 1 kilometer, namun kondisinya sudah sangat memprihatinkan. Jika jalan ini diperbaiki secara permanen, maka akan membawa dampak signifikan bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Intenjaya.
Harapan Besar Masyarakat
Untuk Itu , masyarakat Kampung Sonojaya menyampaikan harapan besar kepada pemerintah agar segera menindaklanjuti aspirasi warga. Perbaikan jalan bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga merupakan langkah strategis untuk mendongkrak produktivitas dan konektivitas desa.
“Kami ingin merasakan seperti desa-desa lain yang jalannya sudah bagus. Jalan adalah urat nadi perekonomian. Kalau akses kami lancar, kami yakin bisa lebih maju,” pungkas Kades Intenjaya. (*)
