Forum Konsultasi Publik RSUD dr Adjidarmo, Shoft Launching Layanan Digital “RUHAY” Daftar Lewat WhatsApp atau JKN

Hannews.id, Lebak – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Adjidarmo Kabupaten Lebak, resmi meluncurkan inovasi layanan digital terintegrasi bertajuk Rukun, Unggul, Hegar, Aman, dan Yakin (Ruhay)

Forum Konsultasi Publik ini menyampaikan program yang merupakan bagian dari transformasi digital RSUD Adjidarmo menuju rumah sakit modern berbasis teknologi pelayanan publik (IT).

Layanan dengan program Pemerintah Daerah “RUHAY” yang dirancang untuk sistem antara fasilitas kesehatan tingkat pertama Klinik atau Puskesmas dengan rumah sakit rujukan, sekaligus untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan kesehatan melalui WhatsApp dan aplikasi JKN Mobile.

” Program ini diberi nama pelayanan RUHAY artinya mencerminkan kompak, semangat, harmonis, dan saling mendukung dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di RSUD Adjidarmo Lebak,” ujar Direktur RSUD Lebak dr Budi Mulyanto dalam acara forum diskusi publik di ruang komite medik RSUD Lebak, Jumat (17/10/2025).

Ungkap Budi, sistem digital terintegrasi ini akan mempermudah proses rujukan pasien dari puskesmas atau klinik ke rumah sakit.

Melalui sistem ini, data pasien bisa diakses secara otomatis dengan fasilitas rujukan. Sehingga, proses pelayanan dapat dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu antrian administrasi secara manual.

Dari pada itu, masyarakat kini dapat melihat ketersediaan kamar secara real time melalui dashboard kesehatan publik yang bisa diakses melalui situs resmi RSUD Adjidarmo.

“ Maka dari itu, sekarang masyarakat bisa mengetahui pada jam tertentu kamar mana yang masih tersedia, bahkan bisa menentukan mau dirujuk ke mana. Semua terpantau jelas dari Real Time,” papar Direktur RSUD Lebak.

Untuk Inovasi lainnya adalah tentang layanan pendaftaran pasien rawat jalan melalui WhatsApp, yang memudahkan masyarakat mendaftar tanpa harus datang pagi-pagi atau atau berdesakan antri di loket.

“ Dengan adanya WhatsApp dan Aplikasi Mobile sistem ini, tidak ada lagi pasien yang menunggu dokter terlalu lama, tidak ada lagi keluhan antrian pagi. Pasien datang, dilayani, dan pulang dengan puas,” imbuh Budi.

Dengan adanya layanan digital RUHAY menurut Budi, semua telah terintegrasi dengan aplikasi JKN Mobile milik BPJS Kesehatan.

Integrasi tersebut, memungkinkan data peserta JKN terverifikasi otomatis, sehingga mempercepat proses administrasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan.

“ Pihaknya yakin, layanan digital ini akan meningkatkan efisiensi keamanan data, juga kepuasan para pasien secara signifikan. Hal tersebut, bukan sekadar sistem, tetapi komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan transparan,” jelas Direktur RSUD.

Selain layanan berbasis daring, RSUD Adjidarmo juga menyiapkan Anjungan Pendaftaran Mandiri (APM) bagi pasien yang tidak dapat melakukan pendaftaran online atau memilih datang langsung ke rumah sakit.

Pasien cukup datang lebih awal untuk melakukan registrasi melalui mesin anjungan yang telah disediakan alat pelayanan di lantai satu dua buah dan dilantai dua satu buah.

Budi menambahkan, dokter yang ada di RSUD dr adjidarmo jumlahnya 53 orang, dokter umum 10 orang dan dokter spesialis 43 orang.
“Layanan online saat ini hanya bisa digunakan oleh pasien lama yang sudah memiliki rekam medis di RSUD Adjidarmo.

Untuk pasien baru yang belum memiliki rekam medis tetap harus mendaftar langsung.

“Pasien lama tidak perlu lagi menunggu antrean, karena sistem sudah mengenali data pasien. Sedangkan yang mengambil antrean di APM itu biasanya pasien baru,” terangnya saat menjelaskan.

Dengan digital RUHAY,peluncuran pelayanan RSUD Adjidarmo berharap dapat mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih transparan cepat, bersih dan ramah, sekaligus memperkuat posisinya sebagai rumah sakit rujukan unggulan di wilayah Lebak Banten,” pungkas Budi Direktur RSUD Adjidarmo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top