Tuntut Aktivitas Tambang Ilegal Distop, Warga Sajira Blokade Jalan

HanNews.id – Mendesak pada Pemerintah Kabupaten Lebak, sejumlah Warga Desa Ciuyah, Kecamatan Sajira dan pengguna jalan Rangkasbitung – Cipanas melakukan blokade jalan masuk kendaraan ke galian Tanah di Kampung Kopi, block Cijurig, Desa Pajagan, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Pasalnya, selain galian tanah tersebut diduga tidak memiliki ijin, juga banyak menimbulkan korban kecelakaan lalulintas akibat jalan licin berlumpur.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sejumlah warga dan pengguna jalan terpaksa melakukan aksi blokade jalan dan mendesak Pemkab Lebak, Pemerintah Provinsi Banten melalu Dinas ESDM agar menutup lokasi galian tanah tersebut.

Abdurahman warga Kecamatan Sajira mengatakan, aksi yang dilakukan warga dan pengguna jalan ini akibat tidak adanya langkah kongkrit yang dilakukan pemerintah dan atau pihak berwenang dalam mengenai lalulintas dan angkutan.

Kami masyarakat Pajagan mendesak agar pemerintah segera menutup galian tanah dan galian pasir diduga ilegal,” ujar Rohman, kepada awak media, Minggu (16/3/2025).

Rohman mengungkapkan, kendaraan pengangkut tanah itu semuanya kendaraan besar, dan tanah yang diangkutnya itu melebihi kapasitas jalan. Sehingga, berdampak juga pada kerusakan jalan yang dilaluinya.

“Tidak sedikit kami melihat pengguna jalan terutama yang mengendarai motor itu terpeleset dan jatuh akibat jalan licin. Pokonya tidak ada alasan, galian ini harus ditutup. Kami akan terus mengawasi di pintu masuk,” tegasnya.

Ungkapnya, kami tidak menghalangi adanya perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Lebak selama perusahaan itu mengikuti aturan yang berlaku.

“Silahkan berinvestasi tapi ikuti peraturan yang ditetapkan pemerintah, dan juga bertanggung jawab terhadap dampak yang ditimbulkan,” paparnya.

Sementara Atmawijaya Kepala Desa Pajagan mengatakan, bahwa galian tanah yang ada di Kampung Kopi, block Cijurig itu hanya berupa pengupasan tanah dan tujuannya pasir sedot.

“Terkait ijin itu sudah ada kang, itu pengupasan tanah dan teras tujuannya untuk pasir sedot. Iya untuk sampai ke galian pasir di kupas terasnya,” Kilah Atma. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top