Gerak cepat Dengan Aparat Penegak Hukum, Manager PLN ULP Malingping Aktif Berkordinasi

HANNEWS.id, LEBAK – PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malingping gerak cepat untuk melakukan cek lapangan terkait dugaan adanya kecelakaan listrik masyarakat umum pada hari Kamis lalu 31 Juli 2025 di Kampung Cidahu Desa Karangkamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Banten, Selasa (5/2025).

Melalui kolaborasi dan koordinasi intens secara terus menerus dengan tim Kepolisian Sektor (Polsek) Panggarangan yang sudah melakukan pemeriksaan di lapangan sesuai tupoksi dan prosedur yang berlaku. Belum dapat dipastikan penyebab terjadinya kecelakaan tambang (laka tambang) yang menyebabkan korban meninggal dunia, US (50) warga Kampung Cidahu, Desa Karang Kamulyan, Kecamatan Cihara.

“Kami sudah mendatangi pihak keluarga korban dan belum bisa memastikan kematian korban dari aliran listrik karena tidak sempat dibawa ke faskes (Puskesmas atau Rumah sakit) karena peristiwa tersebut dilaporkan sesudah jenazah dikebumikan, jadi dengan meninggalnya korban akibat laka tambang tersebut tidak bisa memvonis dari aliran listrik, namun berdasarkan keterangan keluarga korban, korban sering mengeluh masuk angin dan diduga terkena serangan jantung,” ujar Inspektur Satu (Iptu) Acep Komarudin Kapolsek Panggaranan.

Ungkap Kapolsek, sebagaimana diketahui bahwa kejadian terjadi di lokasi aktivitas pertambangan yang oleh warga sekitar disinyalir tidak berizin secara resmi dengan aliran listrik yang disambung dengan secara tidak resmi.

Sementara itu, Arie Firmansyah selaku Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malingping gerak cepat berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Polsek, dan Koramil untuk segera melakukan pengamanan aset di lokasi tersebut agar aset PLN tidak disalahgunakan. Pihaknya membutuhkan kerja bersama dengan pihak stakeholder untuk menyusun strategi, guna memberikan keselamatan keamanan kepada para petugas dilapangan juga warga di lokasi, hingga para warga yang turut bekerja merasa nyaman.

“Pendekatan persuasif akan dikedepankan. Kami mohon dukungan dan dipastikan kami bekerja dengan penuh integritas. Kami tidak bisa bergerak sendiri, kami akan bergerak bersama para stakeholder terkait,” pungkas Arie Firmansyah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back To Top